Sabtu, 17 April 2010

senyumku untukmu..

dimalam yang sepi..
angin berhembus menusuk tubuh lemahku disini..
air mata suci berlinang membasahi pipi..
kedua tanganku enggan mengusapnya bahkan tak bisa..

kurebahkan tubuhku diatas tempat tidurku..
ku gapai bingkai berisi wajahmu di bawah selimutku,
kupandangi kau dan berkata:

"bisakah aku melihat kau tersenyum lagi setiap hari? bisakah aku merasakan setiap detik bersamamu disampingku lagi?
" tanyaku

dia hanya tersenyum padaku

"JAWAB!" teriakku

air mata ku semakin deras aku pun diam tak mengucap satu kata pun..

"apakah aku bisa merasakan pelukan hangat mu ketika aku bersedih dan apakah aku bisa merasakan sebuah kecupan manis di kening ku lagi ketika aku mengatakan padamu aku takkan menangis lagi?" tanyaku kembali

kau pun kembali tersenyum..

"aku tak tahu mengapa kau harus pergi secepat ini dariku, dari hidupku dari pandanganku, ohh pangeran aku mengharapkan kau kembali disini, disampingku, bersamaku"

aku memejamkan kedua mataku dan.....

"pangeranku?"


"sayang, jangan menagis aku disini! disampingmu bersamamu dan menjagamu tiap detik"

"ini hanya mimpi bukan?"

kau diam tak menjawab..

"mengapa kau tak menjawab pertanyaanku?"

kau kembali diam..

"ada apa denganmu pangeranku? bisakah kau menceritakan semuanya padaku?"

kau pun tak menjawab..

aku menarik nafasku dalam-dalam..
dadaku terasa seperti tertusuk ribuan panah
air mataku kembali berlinang..
aku tak bisa mengucapkan sepatah katapun bibir ku seperti terkunci rapat, tubuhku terasa lemas seperti tak bernyawa lagi..

"jangan menangis sayangku" ucapnya lembut

dia menghampri ku
memelukku di dalam pelukannya yang hangat dan menenangkan,

"a...a...a...a"

"sssst.. menangislah hingga kau puas, aku takkan melepaskanmu dan membiarkanmu pergi dari sisi ku"


aku menghela nafas..
bertemu dengan mu, melihat senyumanmu, dan berada di dalam pelukkan hangatmu..
hmm..
bagai mimpi rasanya!

tangisanku terhenti dan aku merasakan kedamaian, damai sekali..

"sudah puaskah kau menangis?"


aku mengangguk

"ini untukmu"

iya memberikan setangkai mawar putih padaku..

"mawar ini untukmu sayang, mawar putih ini menggambarkan ketulusan cintaku padamu, hatiku untukmu, jiwaku untukmu dan semua yang ku beri untukmu. aku ingin kau tahu bahwa aku begitu mencintaimu tapi, maaf kan aku, aku harus pergi"

"pergi? kau mau pergi kemana pangeranku?"

"entahlah sayang, jika aku boleh mempunyai pilihan aku takkan mau pergi secepat ini darimu, aku ingin terus berada di sisimu sampai nanti kita tak bisa melakukan apa-apa lagi"

"aku tak ingin kau pergi! berdiamlah disini bersamaku, aku tak bisa jauh darimu aku sangat mencintaimu!"


"aku tau, tapi aku tak bisa berbuat apa-apa lagi. maaf kan aku ya? aku mencintaimu sayangku"

iya mencium keningku, dan memelukku erat-erat seakan tak ingin melepaskan ku dari sisinya
kabut putih lembut menyelimuti kami, kau pergi perlahan seiring dengan berjalannya kabut itu..

"PANGERAAAAAAAAN!!!!!!!!!!!!!!!!"
teriakku

aku terbangun

"hanya mimpi" ucapku lemas

aku menundukan kepala,
air mataku mengalir kembali..
aku melihat setangkai bunga mawar putih di hadapan ku,
aku tersenyum melihat mawar itu..




"pangeranku, aku berjanji akan merawat mawar ini untukkmu. aku mencintaimu sayang, kau takkan pergi kemana-mana bukan? kau disini bukan? disampingku setiap detik dan hembusan nafasku? bersamaku?"

aku kecup wajahnya di dalam bingkai dan berjanji bahwa aku akan selalu tersenyum untuknya :)


creative by:
risa melinda ♥

Selasa, 13 April 2010

the first time I saw him..

itu adalah saat pertama kali aku melihatnya, menatap wajahnya dengan kedua mataku, juga hatiku..
senyumanku terlihat di bibirku saat itu



"oh tuhaaan, siapa dia? apa aku boleh mengenalnya?"
ucapku dalam hati

aku terus memandangnya dan tak ingin melepaskan pandangan itu.
aku melihat senyumnya, melihat dia berbicara, melihat dia memandang, melihat dia......

"tuhan aku tak bisa mengatakan bagaimana dia, aku tak tahu mengapa" ucapku lagi

ini juga saat pertama aku merasakan hal yang berbeda..
mataku tak bisa berkedip sekalipun, akupun tak bisa melepaskan pandangan kedua mataku padanya,
jantungku berdegup kencang seakan aku akan terjun bebas dari atas gedung,
kaki ku pun tak sanggup berjalan melaluinya seakan lumpuh..

"AH! BERLEBIHAN!" teriakku dalam hati

aku masih bingung
"apa ini cinta pada pandangan pertama?" tanyaku

aku pernah mendengar kata "tak kenal maka tak cinta"
apa aku hanya menyukainya?
atau aku hanya sekedar nafsu ingin memiliki? hmmm...

rasanya aku ingin menghampirinya dan mengajaknya berkenalan saat itu,
tapi ia terlihat sedang asik bersama teman-temannya dan wanita yang di rangkulnya,
aku rasa wanita itu adalah kekasihnya..

aku menghela nafas dalam-dalam dan membuang pandanganku darinya
aku pun berjalan menuju kelas dan berusaha melupakan dia dari pikiranku..

by: risa melinda ♥

Jumat, 09 April 2010

Pelangi Terakhir..

sehabis hujan aku pergi keluar rumah untuk melihat pelangi indah dilangit sore,
aku berlari ke arah danau dan melihat ke atas langit..




"indah sekali tuhan, andai aku bisa melihat pelangi itu bersamanya" ucapku dalam hati

"meoooong"

aku melirik kebawah ternyata itu adalah si manis, kucing kesayanganku.
aku menggendong manis erat sambil menciumnya.

"indah nya pelangi itu"

"meooong" manis menjawab

"kau tahu manis? andai aku bisa melihat pelangi itu bersama pangeranku"

"meooong"

"ya aku sangat mengharapkan itu"

aku tersenyum kepada kucing kesayangannku dia menggigitku dan berlari aku mengejarnya..

"maniss, maniss dimana kau?"

aku terus mencarinya..

"maniss!!!!!" aku berteriak
mobil melaju kencang hingga nyaris menabrak manis aku melempar maniss ku dan...

aku tak sadarkan diri!
aku bangun aku melihat ibuku disampingku dia menangis tersedu,
aku menghampirinya dan memeluknya, aku berusaha untuk memeluk dan bicara padanya tapi, aku tak bisa memeluknya, ia pun tidak mendengarkan aku hingga akhirnya aku berteriak kencang.
namun,
ia tetap tidak mendengarkan ku..
ia hanya menatap ke arah kasur dimana ada seorang anak yang tertidur pulas dengan darah yang menempel ditubuhnya dan sekujur badan nya di selimuti dengan kain putih.

"siapa dia?" aku masih bertanya-tanya dalam hatiku

tiba-tiba ibuku membuka kain itu dan memeluk mayat anak itu..

aku terkejut!
ternyata dia adalah aku!!!!
dan ini adalah roh ku!
aku menangis aku tak ingin semua ini tapi, apa boleh buat mungkin tuhan berkata lain..

sampai di pemakamanku,
aku melihat semua orang menangis aku pun ikut menangis,
aku mencari pangeranku di antara orang-orang di pemakaman..

"dimana dia?, aku tak melihatnya" tanyaku pada hatiku

aku kecewa karena ia tak datang di pemakamanku.

malam sehabis pemakaman aku datang kedalam mimpi pangeranku,
aku berkata padanya.

"aku kecewa kau tidak datang dipamakamanku tadi, tapi tak apalah mungkin pemakamanku tak penting bagimu, aku datang hanya ingin mengatakan padamu bahwa aku mencintaimu, walaupun aku tak ada lagi di dunia ini aku tetap ada dihatimu dan kau tetap pelangi ku, kau indah seindah pelangi indah yang kulihat terakhir kali" ucapku

by: risa melinda ♥

Minggu, 04 April 2010

menunggumu..

aku berdiri sendiri,
menunggumu dengan ketidakpastian,
semua aku lakukan karena aku sayang padamu..

aku mencintaimu, sungguh!
aku takkan jauh darimu aku akan selalu dihatimu.
takkan kubiarkan sebuah alat keras atau pun benda tajam menusuk dan menghancurkan hatimu..
semua aku lakukan karena aku sayang padamu..



berdiri aku disini diterpa kencangnya angin dan deras nya hujan..
melirik sekitar dan mencarimu..
"dimanakah dia? dimana pangeranku? aku menunggumu disini!"
semua aku lakukan karena aku sayang padamu..

menanti aku disini berurai airmata kekecewaan..
aku berusaha menghapus semuanya..
hatiku perih dan resah..
"apa kau tak tahu aku disini menunggumu?"
namun aku terus bertahan untuk mu..
semua aku lakukan karena aku sayang padamu..

sayang,
dengarlah aku..
aku tak ingin kau jauh dariku..
aku sangat mencintaimu..
aku menunggumu disini dan takkan aku berpijak dari tempat ini..
semua yang aku lakukan semata-mata karena mu sayang..
karena aku sayang padamu..

by: risa melinda ♥

Jumat, 02 April 2010

tangisan dalam doa ku..

TUHAN,
aku sadar ini semua memang salahku.
aku bodoh karena aku mencintai nya sampai aku lupa dengan hatiku yang baru sembuh.
tapi
,
aku tak peduli.
semua sudah berlalu dan kini aku sangat mencintainya..

TUHAN,
sejujurnya aku lelah berdiri disini menantinya.
tapi,

aku ingin menunjukan kesetiaan ku padanya aku ingin membuktikan aku mencintainya walaupun, aku rasa dia sama sekali tak mencintaiku, aku takkan lelah untuk berdiri menantinya karena aku sangat mencintainya tuhan..

TUHAN,
jangan kau jauhi dia dari ku, dari pandanganku, karena aku selalu ingin berada di dekatnya, memandangnya dan melihat senyuman nya yang indah..

TUHAN,
jika dia adalah pangeranku
aku takkan mengecewakannya, aku janji tuhan.
aku mencintainya aku ingin dia bahagia ketika aku mendampingi dia dalam hidupnya.
memberikan kasih sayang, semua perhatianku padanya, dan aku akan selalu berusaha untuk membuatnya selalu tersenyum..

TUHAN,
jika memang dia bukan jodohku,
aku ikhlas tuhan bila dia bahagia dengan orang lain..
aku tak peduli seberapa hancur hatiku nanti aku rela hatiku hancur demi senyumannya..

TUHAN,
aku mohon jaga dia untukku, beri kan dia senyuman di setiap detiknya walaupun aku tak ada di sampingnya.. :)



by: risa melinda ♥

Rabu, 31 Maret 2010

since i found you, until i tell my felling for you...

suatu hari sebelum menemukan mu..
saat itu aku sedang terjatuh,
hati ku hancur, air mataku meledak, akupun tidak pernah bisa melepaskan senyuman atau tawa seperti yang aku lakukan tiap hari.
tapi, aku selalu berusaha untuk tetap tegar.
hatiku selalu berkata
"ingat tuhan selalu memberi yg terbaik untukmu mungkin dia bukan jodohmu"

hari demi hari, jam demi jam, menit demi menit, detik demi detik..
aku selalu mencoba untuk tersenyum :)
walaupun aku merasa sakit aku tidak mau menjadi seorang wanita yang lemah!

sampai pada suatu hari..



aku menemukanmu,
semuanyapun berubah!
aku tidak lah lagi menangis atau merasakan sakit.
tapi kini aku merasa bahagia karenamu..
kau bagai kilauan emas yang indah bahkan lebih indah daripada kilauan emas..

siapa dia?
aku tidak berani menyebutkan nama nya mungkin hanya hatiku saja yang bisa berbicara.

aku memendam rasa padanya tidak seorangpun tahu atas perasaan ku untukknya,
namun, lama kelamaan aku baru merasa tersiksa,aku tidak bisa membohongi perasaan ku padanya "AKU MENCINTAINYA"
sampai akhirnya aku menceritakan semuanya kepada peri kecilku Rasi,
dan Rasi berkata :

"sampaikan padanya bahwa kau mencintainya"

"aku tidak berani, aku malu"

"mau sampai kapan kau memendam rasa padanya dan merasa tersiksa seperti ini?"

"aku tidak tau.."

"baik! aku tidak memaksa aku hanya menyarankan padamu saja mungkin kau butuh waktu"

aku hanya tersenyum..

dan sampai akhirnya akupun berani mengutarakan perasaanku padanya :

"aku ingin memberi tahu sesuatu padamu, tapi aku takut"

"apa? jangan takut aku tak akan menggigitmu"

"baiklaah hmm.."

"aku tak mengerti maksudmu"

"aku juga bingung tapi intinya AKU MENCINTAIMU"

"aku juga merasakan hal yang sama tetapi aku juga tidak berani untuk mengutarakannya"

aku pun merasa lega
dan,
aku...aku...aku
aku tidak tahu harus menulis apa lagi jadi udahan dulu hahaha dadaaaah :P

by: risa melinda ♥

Senin, 29 Maret 2010

mendeskripsikan mu

sayang,
indah sekali kau bagiku.
matamu, hidungmu, bibirmu, telingamu, wajahmu, kulitmu, rambutmu, tanganmu, kakimu, dan semua darimu sungguh indah aku pandang..



saat aku melihatmu aku selalu bertanya kepada hatiku
"apakah dia pangeranku? indah sekali dia.. seluruhnya aku suka aku begitu mengaguminya"

setiap langkahnya, gerak - geriknya, tawa - candanya..
"oh tuhan inikah dia? dia pangeranku? yang kau utus untukku?"

setiap senyuman yang dia beri untukku..
"benar-benar indah pangeranku, senyumanmu sungguh membuatku terpesona"

setiap kata darinya untukku..
"memang kamu yang selalu membuatku melayang dan mengajakku terbang, bagai aladin dan putri jasmine tapi aku ingin terbang dengan sayapmu, bukan dengan permadani"

saat aku bertatapan denganmu..
"tuhan mengapa seluruh badanku terasa kaku dan bergetar? dan mengapa jantung ku terasa akan lepas?"

saat aku mendengar suara indahmu di telefon..
"hmmm.. tuhan suaranya begitu membuatku tenang"

dan ketika aku melihatmu dari jauh..
"tuhan biarpun aku melihatnya dari jauh, aku tetap bersyukur karena aku masih bisa melihat dia, dia pangeranku yang begitu indah di hatiku"

☺☺☺


by: risa melinda ♥